Beranda MMR Forum Komunikasi Mahasiswa MMR UMY
Picture of Yutha Perdana
DISKUSI SOP TUTORIAL KELOMPOK 3
by Yutha Perdana - Wednesday, 13 July 2011, 10:12 PM
 
Hasil diskusi tutorial kelompok 3 tentang SOP (docx)
Picture of Yutha Perdana
Re: DISKUSI SOP TUTORIAL KELOMPOK 3
by Yutha Perdana - Wednesday, 13 July 2011, 10:19 PM
 
Hasil diskusi tutorial kelompok 3 (ppt)
Picture of Fitra Sari
Fitra Sar
by Fitra Sari - Thursday, 14 July 2011, 07:08 AM
 
Pada SKP II Rumah sakit mengembangkan pendekatan untuk meningkatkan efektivitas pemberi layanan, untuk mengatasi masalah-masalah yang terkait dengan komunikasi solusi yang diberikan pada slide 10 antara lain kebijakan komite medis untuk meningkatkan komunikasi efektif. Kebijakan yang seperti apa yang dapat dilakukan komite medis dalam mengatasi masalah komunikasi di RS?
Picture of Isnaini Ashar
Re: DISKUSI SOP TUTORIAL KELOMPOK 3
by Isnaini Ashar - Wednesday, 13 July 2011, 10:42 PM
 
bila ada kasus setelah operasi selesai dan ternyata pasien yang awalnya dari bangsal rawat inap, karena keadaan pasien setelah operasi harus masuj ICU, siapakah yang mengirim ke ICU?perawat bangsal, perawat OK atau perawat ICU?
Picture of Daniswara mmr
Re: DISKUSI SOP TUTORIAL KELOMPOK 3
by Daniswara mmr - Wednesday, 13 July 2011, 10:47 PM
 
SOP di kamar operasi tersebut sudah cukup baik dimana dalam SOP tersebut telah disebutkan bahwa petugas kamar operasi melakukan cross check terhadap identitas, kelengkapan operasi dan bagian yang akan di operasi agar operasi berjalan lancar dan tidak ada kesalahan organ yang akan di operasi. selain itu yang perlu diperhatikan dalam kamar operasi adalah menjaga sterilitas operator dan asisten serta peralatan operasi untuk mencegah terjadinya infeksi luka operasi.
Picture of Aci Indah Kusumawardani
Re: DISKUSI SOP TUTORIAL KELOMPOK 3
by Aci Indah Kusumawardani - Wednesday, 13 July 2011, 10:51 PM
 
Seringkali kita mendengar kejadian "salah" di ruang operasi. Untuk mengatasinya, maka perlu dibuat suatu SOP untuk meminimalisasi kesalahan-kesalahan tersebut. SOP ini sangat berperan penting, karena apabila sampai terjadi kesalahan, maka akan menimbulkan kerugian yang amat besar bagi RS. Sebagai saran hendaknya pihak rumah sakit juga membuat SOP dalam menangani kesalahan, sehingga dapat melakukan prosedur dalam mengatasi kesalahan yang telah dilakukan demi meminimalisasi kerugian yang dapat timbul bagi pasien maupun rumah sakit.
Picture of Yutha Perdana
Re: DISKUSI SOP TUTORIAL KELOMPOK 3
by Yutha Perdana - Wednesday, 13 July 2011, 11:05 PM
 
Salah satu proses yang dilakukan dalam SOP kamar operasi adalah adanya crosc-check oleh petugas medis sesaat sebelum pasien dibius. Permasalahan yang sering dijumpai di RS adalah bahwa proses cross-check tersebut hanya dilakukan oleh petugas anestesi, sedangkan dokter operator berada di luar dan masuk ketika pasien sudah siap untuk diinsisi. Hal ini tidak sesuai dimana proses tersebut maupun pada saat timeout seharusnya dihadiri/dilakukan di depan seluruh petugas operasi demi mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

@Isnaini Ashar, S.Ked : perawat icu
Picture of Aulia Hijriastuti
Re: DISKUSI SOP TUTORIAL KELOMPOK 3
by Aulia Hijriastuti - Thursday, 14 July 2011, 12:24 AM
 

Pasien harus dalam kondisi aman untuk dilakukan operasi yang ditandai oleh:

 
 
 
  1. Dilakukan pemeriksaan fisik secara menyeluruh dengan hasil pemeriksaan fisik oleh dokter ruangan dan atau dokter konsulen RSBL menunjukkan kondisi dalam batas toleransi.
  2. Dilakukan pemeriksaan penunjang yang lengkap, meliputi pemeriksaan laboratorium hematologi, kimia klinik, dan lainnya, pemeriksaan radiologi, pemeriksaan EKG, dan pemeriksaan lain yang diperlukan dengan hasil pemeriksaan penunjang dalam batas normal atau dalam batas toleransi / aman.
  3. Dokter Ruangan dan atau dokter konsulen penyakit dalam dan atau dokter konsulen anestesi dan atau dokter konsulen lainnya menyatakan pasien dapat dioperasi.
  4. Bila diperlukan dilakukan persiapan terhadap pasien untuk menunjang kelancaran operasi, seperti pemasangan infus, lavement, puasa, istirahat total, pemasangan Supportif seperti O2, Foley catheter, NGT , dll.
  5. Pasien dalam keadaan bersih, bila perlu sudah mandi, pakaian dari RS, bersih.
  6. Diberikan antibiotik perioperatif sesuai petunjuk dokter.
 
 
 
 
 
 
 
 

Picture of Ariyudi Yunita
Re: DISKUSI SOP TUTORIAL KELOMPOK 3
by Ariyudi Yunita - Thursday, 14 July 2011, 12:36 AM
 
harusnya perawat anastesi dan juga kadang-kadang didampingi oleh dokter anastesi jika ada,tapi kadang-kadang jumlah perawat anastesi terbatas sehingga memanggil perawat icu,itu yang membuat masalah karena perawat icu juga mempunyai beban yang banyak sehingga dapat menganggu pekerjaan yang ada,oleh karena itu harus ada SOP yang jelas karena pasien post operasi masih dibawah tanggungan dokter anastesi sehingga yang membawa harus perawat anastesi.
Picture of Dian Muntafiatul Izzati
Re: DISKUSI SOP TUTORIAL KELOMPOK 3
by Dian Muntafiatul Izzati - Thursday, 14 July 2011, 01:08 AM
 
Peningkatan mutu rumah sakit dilakukan pada bidang
pelayanan yang sesuai standard dan dilakukan disemua
instalasi termasuk bagian kamar operasi (OK). Salah satunya adalah dengan penetapan SOP. Hal tersebut
untuk menuju kesatu sasaran lebih jauh yaitu Quality
Assurance (menjaga mutu) dan Akreditasi Rumah Sakit2.
Sebagaimana pada negara maju diperoleh data bahwa
hampir separuh dari jumlah pasien yang masuk rumah sakit
membutuhkan tindakan pembedahan sehingga kebutuhan
kamar operasi (OK) terus meningkat akhir – akhir ini
disebabkan perkembangan teknologi mutakhir dalam bidang
kedokteran yang telah memungkinkan dilaksanakannya operasi
yang sulit.
Pelayanan kamar bedah rumah sakit di Indonesia
ditetapkan dengan prosedur kerja tetap (Protap) dan pedoman
pelayanan berdasar jenjang kelas rumah sakit, yang
didalamnya meliputi jenis pelayanan, unit yang terkait, bahan
dan alat yang harus disediakan serta sumberdaya manusia
mengenai jumlah maupun jenjang pendidikannya.
Alur pelayanan pasien di kamar operasi ada baiknya disajikan secara skematik.
Picture of Adinda Smitaningrum Kinasih
Re: DISKUSI SOP TUTORIAL KELOMPOK 3
by Adinda Smitaningrum Kinasih - Thursday, 14 July 2011, 03:04 AM
 
SOP yang dibuat sudah baik, cukup terperinci dan jelas. Pada SOP transport pasien mungkin perlu dipertegas dan diperinci mengenai siapa petugas OK yang menerima pasien, apakah petugas administratif atau perawat OK.
Masukan :
- Dilakukan serah terima berita acara tindakan operasi antara paramedik ruangan dengan petugas administrasi OK, dan 1 perawat sirkulasi beserta status pasien dan obat-obatan yang diperlukan.
- Petugas administrasi OK berkewajiban memeriksa kelengkapan administrasi dan identitas pasien, perawat sirkulasi bertugas memindahkan pasien ke brankar OK dengan senyaman mungkin.
- Jika kelengkapan administratif terpenuhi, petugas administrasi menginformasikan kepada perawat sirkulasi tersebut untuk kemudian dilakukan pemindahan ke ruang recovery dan transport ke ruang operasi oleh perawat sirkulasi tersebut.

Hi
Re: DISKUSI SOP TUTORIAL KELOMPOK 3
by Bopi Y.S - Thursday, 14 July 2011, 03:33 PM
 
SOP yang dikemukakan kelompok 3 sudah bagus