Beranda MMR Forum Komunikasi Mahasiswa MMR UMY
Picture of Irmawati Suling
Case Presentasion-SOP Hand Hygiene
by Irmawati Suling - Wednesday, 13 July 2011, 12:50 AM
 
Kelompok Tutorial II
SOP Pencegahan dan Pengendalian Infeksi di RS
Picture of Rizki Azaria
Re: Case Presentasion-SOP Hand Hygiene
by Rizki Azaria - Wednesday, 13 July 2011, 10:11 PM
 
Proses Hygine yang baik dirumah sakit memang memiliki hambatan-hambatan yang sudah disebutkan di slide terakhir.
namun alangkah baiknya SOP ini berlaku disemua bagian di rumah sakit.
karena tingginya hygine akan mempengaruhi rumah sakit.
memang proses hygine sendiri memerlukan biaya yang banyak, namun apabila direnungkan kembali, maka biaya yang dikeluarkan tentu saja akan jauh lebih sedikit dibandingkan dengan apabila proses hygine ini tidak atau kurang diberlakukan maka efeknya akan membuat pengeluaran dirumah sakit semakin besar.
tentu saja pihak manajemen harus memberikan edukasi ke setiap lini dirumah sakit mengenai penerapan hygine yang baik sesuai dengan standar prosedur operasional yang sudah ditetapkan oleh pihak manajemen sebagaimana yang ada didalam slide.
Picture of Daniswara mmr
Re: Case Presentasion-SOP Hand Hygiene
by Daniswara mmr - Wednesday, 13 July 2011, 10:35 PM
 
hand hygiene merupakan faktor utama dalam pencegahan infeksi yang didapatkan di rumah sakit. mungkin dalam SOP tersebut juga perlu dibuat SOP tentang hand hygiene untuk dokter atau tenaga kesehatan yang lain pada saat sebelum dan sesudah memeriksa atau melakukan tindakan kepada pasien berupa suatu SOP tertulis yang mengharuskan melakukan hand hygiene. selain itu mungkin perlu di berikan gambar atau visualisasi dalam mencuci tangan yang benar, karena dengan mencuci tangan dengan benar, maka angka kuman akan sangat minimal.

Picture of Solikah Sriningsih
Re: Case Presentasion-SOP Hand Hygiene
by Solikah Sriningsih - Wednesday, 13 July 2011, 10:35 PM
 
Standar operasional prosedur adalah suatu perangkat instruksi atau langkah-langkah kegiatan yang dibakukan untuk memenuhi kebutuhan tertentu klien yang bertujuan untuk mengarahkan kegiatan suatu instansi untuk mencapai suatu tujuan yang efisien dan efektif sehingga konsisten dan aman dalam rangka meningkatkan mutu pelayanan melalui standar baku.
Sesuai dengan SOP tersebut maka diharapkan adanya komitmen yang tegas dalam penerapan SOP, sebagai upaya pencegahan infeksi. Dan tindakan hand hygiene itu harus juga dilakukan pada sebelum dokter visite pasien dan sesudahnya, hal tersebut juga berlaku untuk para pengunjung maupun perawat. Jadi disetiap bangsal wajib menyediakan perangkat hand hygiene tersebut, agar pencegahan infeksi dapat terkendali sehingga semua pihak dimohon kerjasama dan kepatuhannya.
Picture of Aci Indah Kusumawardani
Re: Case Presentasion-SOP Hand Hygiene
by Aci Indah Kusumawardani - Wednesday, 13 July 2011, 10:43 PM
 
Sebagaimana disebutkan pada slide akhir, urusan finansial adalah salah satu kendala yang dihadapi RS dalam penerapan hand hygiene. Sebagaimana diketahui, penerapan hand hygiene memerlukan biaya yang cukup besar. Sering dijumpai di beberapa RS bahwa fasilitas cuci tangan saja masih belum memadai. Sebagai contoh banyak wastafel yang tidak dilengkapi dengan sabun. Bahkan di tempat krusial seperti toilet saja tidak memiliki sabun, padahal higienitas adalah suatu hal yang selalu didengungkan di RS. Contoh lainnya yaitu wastafel cuci tangn tidak dilengkapi handuk pengering. Untuk itu, kendala biaya seperti ini perlu diatasi terlebih dahulu dalam rangka menerapkan SOP hand hygiene di RS.
Picture of Yutha Perdana
Re: Case Presentasion-SOP Hand Hygiene
by Yutha Perdana - Wednesday, 13 July 2011, 11:15 PM
 
Di samping hand hygiene, dalam mencegah dan mengendalikan infeksi RS, perlu juga dibuat SOP tentang pemantauan kandungan koloni bakteri di lingkungan RS dan juga SOP tentang proses sterilisasi alat maupun ruangan. Khusus untuk sterilisasi ruang, perlu diatur tentang alur sterilisasi, yang meliputi prosedur secara berkala maupun prosedur sterilisasi insidentil pada kasus-kasus penyakit tertentu. Tujuannya demi keselamatan pasien, pengunjung, maupun petugas medis itu sendiri.
Picture of Aulia Hijriastuti
Re: Case Presentasion-SOP Hand Hygiene
by Aulia Hijriastuti - Wednesday, 13 July 2011, 11:37 PM
 
Resiko infeksi nosokomial selain terjadi pada pasien yang dirawat di Rumah Sakit, dapat juga terjadi pada para petugas Rumah Sakit tersebut. Berbagai prosedur penanganan pasien memungkinkan petugas terpajan dengan kuman yang berasal dari pasien. Infeksi petugas juga berpengaruh pada mutu pelayanan karena petugas menjadi sakit sehingga tidak dapat melayani pasien.
Pengetahuan tentang pencegahan ineksi sangat penting untuk petugas Rumah Sakit dan sarana kesehatan lainnya merupakan sarana umum yang sangat berbahaya, dalam artian rawan, untuk terjadi infeksi. Kemampuan untuk mencegah transmisi infeksi di Rumah Sakit, dan upaya pencegahan infeksi adalah tingkatan pertama dalam pemberian pelayanan yang bermutu. Untuk seorang petugas pertama dalam pemberian pelayanan yang bermutu. Untuk seorang petugas kesehatan, kemampuan mencegah infeksi memiliki keterkaitan yang tinggi dengan pekerjaan, karena mencakup setiap aspek penanganan pasien.
Upaya pencegahan penularan infeksi di Rumah Sakit melibatkan berbagai unsur, mulai dari peran pimpinan sampai petugas kesehatan sendiri. Peran pimpinan adalah penyediaan sistem, sarana, dan pendukung lainnya. Peran petugas adalah sebagai pelaksana langsung dalam upaya pencegahan infeksi. Dengan berpedoman pada perlunya peningkatan mutu pelayanan di Rumah Sakit dan sarana kesehatan lainnya, maka perlu dilakukan pelatihan yang menyeluruh untuk meningkatkan kemampuan petugas dalam pencegahan infeksi di Rumah Sakit.


Salah satu strategi yang sudah terbukti bermanfaat dalam pengendalian infeksi nosokomial adalah peningkatan kemampuan petugas kesehatan dalam metode Universal Precautions atau dalam bahasa Indonesia Kewaspadan Universal ( KU ) yaitu suatu cara penanganan baru untuk meminimalkan pajanan darah dan cairan tubuh dari semua pasien, tanpa memperdulikan status infeksi. Dasar KU adalah cuci tangan secara benar, penggunaan alat pelindung, desinfeksi dan mencegah tusukan alat tajam, dalam upaya mencegah transmisi mikroorganisme melalui darah dan cairan tubuh.
Picture of Muhamad Sandi Setiawan
Re: Case Presentasion-SOP Hand Hygiene
by Muhamad Sandi Setiawan - Thursday, 14 July 2011, 12:52 AM
 
Pasien-pasien di rumah sakit pada umumnya
sedang tidak sehat, sedang pulih setelah operasi
atau mungkin mengalami kemunduran daya tahan
tubuh, sehingga mereka lebih mudah kena infeksi
dari kuman-kuman. Kami ingin mencegah pasien
mendapat infeksi-infeksi ini karena walaupun
banyak kuman yang tidak berbahaya bagi orang
yang sehat, kuman yang itu juga sering menyebabkan
infeksi yang serius dan makan waktu
lama pada orang yang sudah tidak sehat. Salah
satu cara yang paling mudah dan efektif dalam
mengurangi infeksi adalah mengharuskan semua
staf, pasien dan pengunjung melaksanakan
kebersihan tangan yang baik.

Sebagaimana disebutkan pada slide akhir, urusan finansial adalah salah satu kendala yang dihadapi RS dalam penerapan hand hygiene. Sebagaimana diketahui, penerapan hand hygiene memerlukan biaya yang cukup besar. Sering dijumpai di beberapa RS bahwa fasilitas cuci tangan saja masih belum memadai. Sebagai contoh banyak wastafel yang tidak dilengkapi dengan sabun. Bahkan di tempat krusial seperti toilet saja tidak memiliki sabun, padahal higienitas adalah suatu hal yang selalu didengungkan di RS. Contoh lainnya yaitu wastafel cuci tangn tidak dilengkapi handuk pengering. Untuk itu, kendala biaya seperti ini perlu diatasi terlebih dahulu dalam rangka menerapkan SOP hand hygiene di RS.


Hi
Re: Case Presentasion-SOP Hand Hygiene
by Bopi Y.S - Thursday, 14 July 2011, 04:06 PM
 
Peran hand hygiene yang harus dilakukan oleh provider RS, baik dokter, perawat, maupun paramedis sangatlah penting. Petugas RS sebaiknya melakukan cuci tangan dengan cara yang benar yaitu 7 langkah tepat cuci tangan, dapat menggunakan handscrub atau sabun. Cuci tangan dilakukan sebelum dan setelah kontak dengan pasien atau sebelum memasuki ruang perawatan pasien dan setelah meninggalkan ruang pasien. Cuci tangan merupakan langkah utama dalam menurunkan angka infeksi nosokomial di RS yang banyak merugikan pasien yang sedang dirawat di RS.Dengan menurunnya angka infeksi nosokomial di RS maka akan mempengaruhi peningkatan angka keselamatan pasien (patient safety).
Picture of Abdul Muin Sofyan
Re: Case Presentasion-SOP Hand Hygiene
by Abdul Muin Sofyan - Thursday, 14 July 2011, 05:05 PM
 
Standar Operating Prosedur atau yg lebih familiar dengan sebutan SOP di rumah sakit harus sudah menjadi bagian yg tidak terpisahkan dengan kegiatan di RS. Apalagi yg menyangkut dengan personal hygine baik bagi karyawan tenaga medis, non medis, pasien maupun keluarganya, sehingga diperlukan prosedur untuk membuat SOP di rumah sakit dengan harapan agar terbentuk standar minimal penularan penyakit sehingga siapapun yang terlibat dalam kegiatan aktivitas tidak tertular sehingga harapanya masuk rumah sakit dalam keadaan sehat keluarnyapun dalam keadaan sehat maupun pasien yang sakit keluar dari rumah sakit dalam keadaan sehat.
Picture of Runti Astiwi
Re: Case Presentasion-SOP Hand Hygiene
by Runti Astiwi - Friday, 15 July 2011, 09:22 AM
 
1. Mengingat infeksi nosokomial terdapat dimana-mana, maka pembersihan tidak hanya dilakukan di ruangan pasien saja, tetapi juga ruang jaga perawat (nurse station) di semua ruang harus dibuatkan SOP pembersihannya .

2. Pembersihan di kamar operasi ada beberapa macam :
a. Pembersihan harian
Pembersihan rutin yaitu pembersihan sebelum dan sesudah penggunaan kamar operasi
b. Pembersihan mingguan
Dilakukan secara teratur seminggu sekali
c. Pembersihan sewaktu
Dilakukan apabila kamar operasi digunakan untuk tindakan pembedahan kasus infeksi
Maka untuk mencegah infeksi nosokomial, maka masing-masing item (a,b,c) harus ada SOPnya baik tentang cara pembersihan, tempat-tempat yang dibersihkan, cairan desinfektan yang digunakan, dll.