Forum Angkatan 5

tugas aplikasi pemasaran Rumah sakit

 
 
Picture of Maskur Maskur
tugas aplikasi pemasaran Rumah sakit
by Maskur Maskur - Thursday, 30 June 2011, 2:36 PM
 

PENERAPAN MARKETING MIX

POLIKLINIK KEBIDANAN DAN KANDUNGAN

RS ANAK BUNDA

Oleh

Masykur

Isu permasalahan

Poloklinik Kebidanan dan Kandungan RS Anak Bunda telah berusaha menerapkan seluruh unsur marketing mix secara optimal,namun kenyataan hasilnya tidak diiringi dengan peningkatan kunjungan sebuah poliklinik mengalami penurunan jumlah kunjungan pasien

Rumusan Masalah

 Pelayanan Kesehatan adalah pelayanan jasa, jasa berbeda dengan barang. Jika barang merupakan suatu obyek, benda atau alat, maka jasa adalah suatu perbuatan, kinerja (perfomance). Seseorang tidak dapat menilai hasil dari jasa sebelum ia menikmatinya sendiri. Mereka akan meyimpulkan kualitas jasa dari tempat (place), Orang (people), peralatan (equipment), bahan-bahan komunikasi (communication materials), simbol,harga yang mereka amati. Salah satu cara utama mendeferensikan pelayanan jasa kesehatan termasuk pelayanan rawat jalan adalah memberikan jasa pelayanan kesehatan yang berkualitas, lebih tinggi dari pesaing secara konsisten. Kuncinya adalah memenuhi atau melebihi harapan pasien tentang mutu pelayanan yang diterimanya. Setelah menerima jasa pelayanan kesehatan, pasien akan membandingkan jasa yang dialami dengan dengan jasa yang diharapkan. Jika jasa yang dirasakan tidak sesuai dengan jasa yang diharapkan, maka pasien tidak puas dan akhirnya akan mempengaruhi kunjungan ke rumah sakit. Namun jika jasa yang dirasakan memenuhi atau bahkan melebihi harapan pasien maka pasien akan puas dan tetap bersedia menjalin hubungan jangka panjang dengan rumah sakit serta menjadi pasien yang loyal kepada rumah sakit.

Tidak adanya peningkatan jumlah kunjungan pasien yang memadahi mengindikasikan adanya loyalitas pasien yang menurun. Rumah sakit perlu mendesain program pemasaran agar produk mendapat respon dari pasar. Karena itu perlu alat supaya program tersebut mencapai sasaran. Alat disini adalah program yang bisa dikontrol oleh organisasi, adalah :bauran pemasaran (marketing mix).

Bauran pemasaran adalah alat perusahaan untuk memperoleh respon yang diinginkan dari pasar, tetapi yang terlebih penting lagi bagaimana memahami bauran pemasar. Karena itu rumah sakit perlu perlu mendesain program pemasaran dengan menerapkan bauran pemasaran/marketing mix.Tujuan bauran pemasaran atau Marketing mix adalah melakukan penawaran dengan promosi dan distribusi jasa pelayanan dengan harapan tejadi akses berupa pembelian jasa.

Variabel atau kegiatan yang merupakan inti dari sistem pemasaran marketing mix yang digunakan adalah 7P yaitu: product, price, place, promotion, people. physical evidence dan process.

Kegiatan-kegiatan ini perlu di kombinasi dan dikoordinir agar poliklinik kebidanan dan kandungan RS Anak Bunda dapat melakukan tugas pemasarannya seefektif mungkin. Jadi tidak hanya sekedar memilih kombinasi yang terbaik saja, tetapi jaga harus mengkoordinir barbagai macam elemen dari marketing mix tersebut untuk melaksanakan program pemasaran

secara efektif.

ULASAN RUMUSAN MASALAH

Ulasan ini untuk menjelaskan kegiatan dari marketing yaitu :

1. Pruduk jasa

2. Price ( harga )

3. Place ( Tempat)

4. Promosi

5. People ( Sumber daya Manusia )

6. Phisik

7. Proses

I. PRODUK

Product adalah jenis pelayanan yang diberikan, baik dalam bentuk preventif, diagnostik, terapeutik dan lain-lain. Persepsi pasien tentang product adalah penilaian pasien tentang

kualitas pelayanan yang diberikan di Poliklinik Rawat Jalan yang dapat menjadi solusi bagi masalah pasien.

  Setiap pruduk jasanya harus memiliki apa yang dibutuhkan pelanggan dengan brand, jaminan mutu yang terdiri :

a. Produk unggulan / pokok

terdiri dari jenis jenis layanan jasa unggulan.

Dibuat pruduk layanan unggulan di poliklinik kebidanan dan kandungan RS Anak bunda ,antara lain :

Ø Melahirkan tanpa rasa sakit ( hipnobrithing )Dengan adanya pruduk ini pasien termotivasi untuk hadir konsultasi atau memeriksakan secara rutin. RS anak bunda harus memberikan produk jasa layanan yang berbeda dari rumah sakit pesaing.

Ø Pengembangan produk layanan : Senam hamil, senam nifas, paket persalinan,

Ketersediaan peralatan medis sebagai penunjang diagnostic : USG 4 dimensi. Alat alat laboratorium, CTG dll.

b. Produk yang diharapkan

1. Kehandalan:

Ø para pasien merasa nyaman ketika menunggu diruang tunggu

Ø Prosedur penerimaan pasien tidak cepat,tepat,tidak berbelit belit

Ø Jadwalnya tepat

2. Responsiveness (cepat tanggap),

Ø Kemampuan dokter dan perawat untuk cepat

Ø tanggap dalam mengatasi keluhan pasien.

Ø  Kemampuan petugas memberikan informasi yang jelas dan mudah dimengerti.

Ø Tindakan cepat pada saat pasien membutuhkan.

Ø layanan cepat dan kedatangan yang tepat waktu.

3. Dimensi Assurance (jaminan/keyakinan),

Ø Pengetahuan dan kemampuan para dokter dalam menetapkan diagnosa penyakit dan petugas lainnya dalam bekerja.

Ø Keterampilan para dokter, perawat, dan petugas kesehatan lainnya dalam bekerja.

Ø Pelayanan yang sopan dan ramah.

Ø Jaminan keamanan pelayanan dan kepercayaan terhadap pelayanan.

4. Emphaty

Ø Memberikan perhatian secara khusus kepada pasien.

Ø Perhatian terhadap keluhan pasien dan keluarganya.

Ø Perhatian kepada semua pasien tanpa memandang status sosial dan lainlain.

c. Produk yang diperluas ( augmented product )

Ini merupakan bidang yang memungkinkan suatu produk dibedakan dari yang lain.

diberikan selebaran yang berisi tentang informasi dan edukasi kehamilan baik berupa tulisan maupun gambar .

d. Produk Potensial

 Enhacing services; Adalah benefit yang dapat membantu Rumah sakit untuk mencapai positioning dan diferentiating. Melalui strategi enhancing, perusahaan dapat menambah atribut yang dapat benar- benar membedakan jasa yang ditawarkan dengan jasa kepunyaan pesaing.

Bentuk bentuk kegiatan prudiknya :

a) Consultation; Ini merupakan nasehat, masukan atau keterangan yang diberikan oleh pihak penyedia layanan jasa kepada pasien yang membutuhkannya.

b) Hospitality : Menyangkut aspek keramahan seluruh personal didalam poliklinik kebidanan dan kandungan tersebut.

c) Exeption ( pelayanan ekstra) ; Exeption meliputi pelayanan yang berada di luar rutinitas pelayanan normal. Misalnya bidan bersedia datang ke rumah untuk memeriksa pasien yang emergency.

II. Price ( Harga )

Keputusan penetapan harga sangat signifikan dalam menentukan nilai bagi pasien dan memainkan peranan penting dalam penentuan citra bagi jasa tersebut.karena pasien dengan mudahnya membandingkan dengan tarip competitor

Perlu diperhatikan dalam penetapan harga

1) Survival ( kelangsungan hidup )

 Tarip yang dibuat untuk bertahan dulu,sehingga tidak melakukan tindakan- tindakan untuk meningkatkan profit ketika RS berada dalam kondisi pasar yang tidak menguntungkan.

2) Profit maximization ( maksimalisasi keuntungan )

 Memaksimumkan profit dalam kurun waktu tertentu.

3) Sales maximization ( maksimalisasi penjualan )

 Penentuan harga untuk membangun pangsa pasar (market share) dan memaksimalkan kunjungan rawat jalan berdasarkan kemampuan sumber daya yang dimiliki sehingga effisien dan effektif dengan melakukan cost yaitu mengendalikan biaya tanpa mengurangi mutu.

Dibuat strategi dasar p