Beranda MMR Forum Komunikasi Mahasiswa MMR UMY
Picture of Muhammad Faturrahman
Tugas Aplikasi Pemasaran Rumah Sakit (angkatan 5 A)
by Muhammad Faturrahman - Thursday, 9 June 2011, 10:23 AM
 
mp
bismillah
Re: Tugas Aplikasi Pemasaran Rumah Sakit (angkatan 5 A)
by Dini Anggraeni P - Sunday, 26 June 2011, 03:02 PM
 
Tugas manajemen pemasaran.....
Picture of Bayu Anggileo Pramesona
Re: Tugas Aplikasi Pemasaran Rumah Sakit (angkatan 5 A)
by Bayu Anggileo Pramesona - Sunday, 26 June 2011, 04:41 PM
 
tugas terkirim..
Picture of Anita Tri Kusuma
Jawaban tugas MP
by Anita Tri Kusuma - Sunday, 26 June 2011, 08:56 PM
 
Bagaimana seorang manajer mampu menerapkan 7 P secara optimal sehingga tujuan dari pemasaran RS itu dapat tercapai dengan baik.
1. Product : kita harus mengetahui, apakah jasa yang kita tawarkan mempunyai nilai lebih atau beda dibandingkan dengan RS IA d\yang lain. misalnya dengan memberikan product paket yang terjangkau (ANC + USG + persalinnan normal beserta perlengkapan bayi dan ibu melahirkan) dihitung dengan cost, yang mempuyai nilai akhir yang masih terjangkau bagi pasien.

2. Price : dengan penawaran produk berupa paket dengan perhitungan unit cost dan jasa pelayanan yang tidak begitu mahal, hal ini akan membuat masyarakat dapat menjangkau biaya tersebut.

3. Promotion : Bagaimana produk yang berbeda tersebut dapat diketahui oleh masyarakat sekitar, yaitu dengan promosi lewat berbagai media cetak, elektronik dan juga tidak lupa berikan promosi dengan menggratiskan misal pemeriksaan USG hari tertentu pada bulan promosi.

4. Place : Bagaimana kita mempermudah akses untuk menuju RS, dengan memberikan petunjuk di jalan2 utama dan tidak lupa pula membuat bagaimana kenyamanan tiap2 pasien dan pengantar pasien yang berkunjung ke RS kita menjadi nyaman.
cont: ruang tunggu diberikan TV dan buku bacaan tentang kesehatan ibu dan bayi.

5. Proses : Hal ini sangatlah penting mengingat produk jasa ini dapat dirasakan oleh konsumen pada saat proses transaksi itu berlangsung. sehingga bagaimana ketepatan waktu pelayanan, kenyamanan pelayanan, kesopanan dan keramahan dalam memberikan pelayanan, keamanan, kebrsihan dapat dirasakan oleh pasien. sudah tentu proses tersebut sangat erat kaitannya dengan orang yang memberikan pelayanan, dari tukang parkir, satpam, petugas resepsionis, bidan, dokter, clening service, pegawai kantin yang memang dituntut untuk mempunyai softskills yang baik.

6. people : Seperti yang telah dijelaskan pada nmr 5, semua pihak terkait dalammemberikan pelayanan agar pasien dapat merasakan pelayanan kita dari hati sehingga pasein akan puas.

7. Phisical facility : erat kaitannya dengan kenyamanan pasien, gedung baik desin ekterior maupun interior, ruang tunggu, ruang periksa, ruang tindakan, ruang mushola, kantin, ini semua agar bisa ditata seapik mungkin agar pasien serta pengantar dari pasien merasa nyaman.

Ketujuh hal tersevbut haruslah dapat berjalan sinergi, sehingga apa yang telah dirasakan oleh pasien yang sudah ke RS kita dapat diceritakan bahkan disharekan dan pasien tersebut justru akan merekomendasikan RS kita. sehingga dapat membantu promosi kita tentang RS kita ini.
Picture of Shohibul Umam
Re: Tugas Aplikasi Pemasaran Rumah Sakit (angkatan 5 A)
by Shohibul Umam - Sunday, 26 June 2011, 09:01 PM
 
Tugas Aplikasi Pemasaran Rumah Sakit (angkatan 5 A)
Picture of Wulan Rahmadhani
Re: Tugas Aplikasi Pemasaran Rumah Sakit (angkatan 5 A)
by Wulan Rahmadhani - Sunday, 26 June 2011, 09:53 PM
 
Tugas Aplikasi Pemasaran Rumah Sakit (Angkatan 5 A)
Picture of Khasib Mabrur Ridho
Re: Tugas Aplikasi Pemasaran Rumah Sakit (angkatan 5 A)
by Khasib Mabrur Ridho - Sunday, 26 June 2011, 10:37 PM
 
Tugas MP. KHasib Mabrur Ridho..terkirim...
Picture of Khannah Nuur Rochmah
Re: Tugas Aplikasi Pemasaran Rumah Sakit (angkatan 5 A)
by Khannah Nuur Rochmah - Monday, 27 June 2011, 12:06 AM
 
tgs MP terkirim..
tp NIM lupa, hiihiihihi...
Picture of Dina Deviani
Re: Tugas Aplikasi Pemasaran Rumah Sakit (angkatan 5 A)
by Dina Deviani - Monday, 27 June 2011, 06:16 AM
 

NAMA : DINA DEVIANY

NIM : 20101021018

Tugas Aplikasi Pemasaran Rumah Sakit

Problem :

Di dalam menerapkan strategi pemasaran dibutuhkan marketing mix sebagai alat untuk memenangkan persaingan dalam pelayanan kesehatan. Sebuah Poliklinik Kebidanan dan Kandungan di RS Anak Bunda telah berusaha menerapkan seluruh unsur marketing mix secara optimal namun ternyata hasilnya tidak diiringi dengan peningkatan jumlah kunjungan yang memadai. Oleh karena itu, anda sebagai manajer RS Anak Bunda diminta untuk menyusun penerapan marketing mix di poliklinik kebidanan dan kandungan dalam mencapai target kunjungan pasien dengan berbagai aspek yang melingkupinya

Cara penerapan marketing mix :

Rumah sakit merupakan unit pelaksana pelayanan kesehatan yang integratif dan komprehensip. Rumah sakit di Indonesia pada awalnya adalah bersifat public hospital yaitu didirikan untuk kepentingan masyarakat (nirlaba). Seiring perkembangan Rumah sakit sebagai organisasi nirlaba yang berfungsi untuk menyembuhkan orang sakit, harus mampu hidup dan berkembang sesuai dengan keinginan masyarakat penggunanya. Rumah sakit tidak bisa hanya bergantung pada donatur, subsidi pemerintah, penyantun.


Pengembangan rumah sakit untuk lebih dapat berkembang harus diorientasikan untuk memenuhi kebutuhan pasar konsumen atau pasien sebagai pengguna jasa pelayanan kesehatan yang disediakan oleh rumah sakit. Salah satu langkah yang ditempuh dalam upaya meningkatkan penggunaan jasa pelayanan rumahsakit dikembangkan pemasaran rumah sakit.


Kegiatan pemasaran rumah sakit merupakan kegiatan integral yang harus dilakukan oleh pihak manajemen dalam upaya meningkatkan angka kunjungan rawat jalan, rawat inap (BOR) maupun layanan penunjang lainnya. Pemasaran rumah sakit dilaksanakan dengan mejalankan strategi pemasaran yaitu bauran pemasaran ( Marketing Mix).

Marketing mix adalah suatu strategi marketing yang menekankan bagaimana cara menjual produk seefektif mungkin. Marketing mix merupakan kombinasi dari empat variable penting dari konsep pemasaran. Empat variable atau kegiatan inti tersebut meliputi produk ( product ), harga ( price ), tempat ( place ), dan promosi ( promotion ), dan biasa disingkat dengan 4P, namun kini marketing mix telah berkembang sesuai dengan kondisi pasar menjadi 7P dimana 3P selanjutnya yaitu proses ( process ), orang ( people ), dan bukti fisik ( physical evidence ).

Berikut pembahasan singkat mengenai 7P pada marketing mix :

1. Product ( produk )

Product adalah segala sesuatu ( barang atau jasa ) yang ditawarkan kepada masyarakat untuk mendapatkan perhatian, pembelian, atau dikonsumsi guna memenuhi kebutuhan dan keinginan masyarakat. Bukan hanya kualitas produk yang dibutuhkan konsumen, namun sistem pelayanan yang diberikan dan desain produk yang menarik juga memberikan nilai lebih pada konsumen untuk membeli atau mengkonsumsi suatu produk.

2. Price ( harga )

Price adalah sejumlah uang yang harus dibayar konsumen untuk mendapatkan sebuah produk atau jasa. Atau dapat juga diartikan sebagai nilai tukar untuk memperoleh keuntungan dari produk atau jasa yang dibutuhkan. Harga merupakan salah satu variable marketing mix yang bersifat fleksibel, terkadang bisa stabil dalam beberapa waktu dengan harga tertentu namun bisa juga tiba – tiba meningkat atau turun tajam disesuaikan degan kondisi permintaan pasar.

3. Place ( tempat )

Place merupakan kegiatan bisnis untuk membuat produk atau jasa yang ditawarkan lebih mudah terjangkau oleh konsumen, dan dapat tersedia pada sasaran pasar yang tepat. Variabel tempat juga meliputi saluran distribusi untuk menjangkau konsumen yang tersebar luas. Sehingga beberapa perusahaan membuka kantor cabang di daerah – daerah untuk memudahkan konsumennya.

4. Promotion ( promosi )

Promotion adalah kegiatan untuk memperkenalkan suatu produk atau jasa pada pasar sasaran, untuk membangun persepsi pelanggan mengenai produka atau jasa yang ditawarkan. Konsep promosi yang biasa digunakan antara lain advertising, public relation, sales promotion, personal selling, serta direct marketing.

5. Process ( proses )

Process adalah serangkaian tindakan yang diperlukan untuk memberikan produk atau jasa dengan pelayanan yang terbaik kepada konsumen. Suatu proses bisa berisi tentang metode atau prosedur yang diberlakukan untuk memperoleh produk yang dibutuhkan konsumen. Proses pelayanan yang cepat, mudah dan ramah memberikan nilai lebih konsumen terhadap suatu produk.

6. People ( orang )

People adalah semua orang yang terlibat dalam kegiatan memproduksi produk serta memberikan pelayanan produk kepada konsumen. Orang yang memproduksi dan memasarkan suatu produk juga memiliki penilaian dimata konsumen.

7. Physical evidence ( bukti fisik )

Physical evidence adalah perangkat – perangkat yang dibutuhkan untuk mendukung penampilan suatu produk, sehingga memperlihatkan secara langsung kualitas produk serta pelayanan yang diberikan kepada konsumen.

Bila dilihat dari sudut pandang konsumen (pasien):

1. Kebutuhan dan keinginan konsumen (customer needs and wants)

Yaitu tuntutan pasien dalam hal pelayanan, fasilitas, perlengkapan peralatan canggih, atau yang lain.

2. Biaya konsumen (cost to the customer)

Biaya untuk mencapai RS tidak menyusahkan, misalnya harus transit beberapa kali, padahal sebenernya deket, sehingga memerlukan biaya yang mahal;

3. Kenyamanan (convenience)

Lingkungan bersih, nyaman, sejuk, tempat parkir aman.

4. Komunikasi (comunication).

Para pegawai baik dokter, perawat maupun yang lain menggunakan bahasa yang mudah dimengerti oleh orang awam.


Dari apa yang sudah dibahas di atas ada beberapa hal yang dapat disimpulkan, bahwa pembuatan produk atau jasa yang diinginkan oleh konsumen (pasien) harus menjadi fokus kegiatan operasional maupun perencanaan suatu perusahaan. Pemasaran yang berkesinambungan harus adanya koordinasi yang baik dengan berbagai departemen (tidak hanya di bagian pemasaran saja), sehingga dapat menciptakan sinergi di dalam upaya melakukan kegiatan pemasaran.

Picture of Bobet Evih Hedi IR
Tugas Aplikasi Pemasaran Rumah Sakit (angkatan 5 A) Bobet
by Bobet Evih Hedi IR - Monday, 27 June 2011, 04:54 PM
 
Tugas MP
Bobet Evih Hedi I.R
Picture of Famella Tiara Nadya
Re: Tugas Aplikasi Pemasaran Rumah Sakit (angkatan 5 A)
by Famella Tiara Nadya - Monday, 27 June 2011, 05:20 PM
 
Pentingnya Penerapan Teori Marketing 7P

7 P Dalam Bauran Pemasaran

Dalam komunikasi pemasaran diperlukan suatu pendekatan yang mudah dan fleksibel yang terdapat pada bauran pemasaran (marketing mix). Bauran pemasaran adalah strategi produk, promosi, dan penentuan harga yang bersifat unik serta dirancang untuk menghasilkan pertukaran yang saling menguntungkan dengan pasar yang dituju. Namun kini hal tersebut semakin berkembang tidak hanya dalam hal product, price, place dan promotion. Namun juga mengenai people, process, dan physical evidence. Saya kurang paham siapa yang duluan menegemukakan konsep 7P ni, tapi yang jelas, sangat berguna bagi penerapan konsep ini dalam komunikasi pemasaran.

Dalam komunikasi pemasaran ada beberapa elemen yang dipadukan yang terwujud dalam bauran komunikasi pemasaran terpadu, yaitu bauran pemasaran (marketing mix), lalu bauran promosi (promotion mix) yang sebenarnya adalah bagian dari marketing mix, namun kini lebih spesifik. Dan ada pula strategi-strategi komunikasi pemasaran tertentu, seperti strategi segmenting, targeting, pricing,dan positioning, dalam bauran pemasaran. Semua itu kembali pada kondisi perusahaan jasa yang melaksanakannya. Dalam marketing mix perusahaan jasa khususnya, ada unsur-unsur atau elemen yang menjadi dasar pertimbangan pengambilan keputusan dalam pembuatan strategi komunikasi pemasaran, yaitu 4P ditambah 3P : product, price, place, promotion, people, process, dan physical evidence.

a. Product (The Services)

Produk jasa merupakan produk yang dapat memberikan manfaat, memenuhi kebutuhan konsumen, dan dapat memuaskan konsumen. Sesungguhnya pelanggan tidak membeli barang atau jasa, tetapi membeli manfaat dari sesuatu yang ditawarkan. Pengertian yang ditawarkan menunjukkan sejumlah manfaat yang didapat oleh konsumen, baik barang atau jasa maupun kombinasinya.

b. Price

Penetapan harga merupakan suatu hal penting . Perusahaan akan melakukan hal ini dengan penuh pertimbangan karena penetapan harga akan dapat mempengaruhi pendapatan total dan biaya. Harga merupakan faktor utama penentu posisi dan harus diputuskan sesuai dengan pasar sasaran, bauran ragam produk, dan pelayanan, serta persaingan.

c. Place

Tempat atau lokasi yang strategis akan menjadi salah satu keuntungan bagi perusahaan karena mudah terjangkau oleh konsumen, namun sekaligus juga menjadikan biaya rental atau investasi tempat menjadi semakin mahal. Tingginya biaya lokasi tersebut dapat terkompensasi dengan reducing biaya marketing, sebaliknya lokasi yang kurang strategis akan membutuhkan biaya marketing lebih mahal untuk menarik konsumen agar berkunjung. Dekorasi dan desain sering menjadi daya tarik tersendiri bagi para target konsumen. Kondisi bangunan juga menjadi persyaratan yang memberikan kenyamanan.

d. Promotion

Promosi merupakan suatu aktivitas dan materi yang dalam aplikasinya menggunakan teknik, dibawah pengendalian penjual/produsen, yang dapat mengkomunikasikan informasi persuasif yang menarik tentang produk yang ditawarkan oleh penjual/produsen, baik secara langsung maupun melalui pihak yang dapat mempengaruhi pembelian. Tujuan kegiatan promosi antara lain :

• Mengidentifikasi dan menarik konsumen baru
• Mengkomunikasikan produk baru
• Meningkatkan jumlah konsumen untuk produk yang telah dikenal secara luas
• Menginformasikan kepada konsumen tentang peningkatan kualitas produk
• Mengajak konsumen untuk mendatangi tempat penjualan produk
• Memotivasi konsumen agar memilih atau membeli suatu produk.

e. People

People merupakan aset utama dalam industri jasa, terlebih lagi people yang merupakan karyawan dengan performance tinggi. Kebutuhan konsumen terhadap karyawan berkinerja tinggi akan menyebabkan konsumen puas dan loyal. Kemampuan knowledge (pengetahuan) yang baik, akan menjadi kompetensi dasar dalam internal perusahaan dan pencitraan yang baik di luar. Faktor penting lainnnya dalam people adalah attitude dan motivation dari karyawan dalam industri jasa. Moment of truth akan terjadi pada saat terjadi kontak antara karyawan dan konsumen. Attitude sangat penting, dapat diaplikasikan dalam berbagai bentuk, seperti penampilan karyawan, suara dalam bicara, body language, ekspresi wajah, dan tutur kata. Sedangkan motivasi karyawan diperlukan untuk mewujudkan penyampaian pesan dan jasa yang ditawarkan pada level yang diekspetasikan.

f. Process

Process, mutu layanan jasa sangat bergantung pada proses penyampaian jasa kepada konsumen. Mengingat bahwa penggerak perusahaan jasa adalah karyawan itu sendiri, maka untuk menjamin mutu layanan (quality assurance), seluruh operasional perusahaan harus dijalankan sesuai dengan sistem dan prosedur yang terstandarisasi oleh karyawan yang berkompetensi, berkomitmen, dan loyal terhadap perusahaan tempatnya bekerja.

g. Physical Evidence

Building merupakan bagian dari bukti fisik, karakteristik yang menjadi persyaratan yang bernilai tambah bagi konsumen dalam perusahaan jasa yang memiliki karakter. Perhatian terhadap interior, perlengkapan bangunan, termasuk lighting system, dan tata ruang yang lapang menjadi perhatian penting dan dapat mempengaruhi mood pengunjung. Bangunan harus dapat menciptakan suasana dengan memperhatikan ambience sehingga memberikan pengalaman kepada pengunjung dan dapat membrikan nilai tambah bagi pengunjung, khususnya menjadi syarat utama perusahaan jasa dengan kelas market khusus.

Bauran pemasaran adalah empat komponen dalam pemasaran yang terdiri dari 4P yakni

Karena pemasaran bukanlah ilmu pasti seperti keuangan, teori bauran pemasaran juga terus berkembang. Dalam perkembangannya, dikenal juga istilah 7P dimana 3P yang selanjutnya adalah People (Orang), Physical Evidence (Bukti Fisik), Process (Proses). Penulis buku Seth Godin, misalnya, juga menawarkan teori P baru yaitu Purple Cow.

Pemasaran lebih dipandang sebagai seni daripada ilmu, maka seorang ahli pemasaran tergantung pada lebih banyak pada ketrampilan pertimbangan dalam membuat kebijakan daripada berorientasi pada ilmu tertentu.

Pandangan ahli ekonomi terhadap pemasaran adalah dalam menciptakan waktu, tempat dimana produk diperlukan atau diinginkan lalu menyerahkan produk tersebut untuk memuaskan kebutuhan dan keinginan konsumen (konsep pemasaran).
Metode pemasaran klasik seperti 4P di atas berlaku juga untuk pemasaran internet, meskipun di internet pemasaran dilakukan dengan banyak metode lain yang sangat sulit diimplementasikan diluar dunia internet.

Strategi pemasaran

Strategi pemasaran merupakan hal yang sangat penting bagi perusahaan dimana strategi pemasaran merupakan suatu cara mencapai tujuan dari sebuah perusahaan. Hal ini juga didukung oleh pendapat Swastha “Strategi adalah serangkaian rancangan besar yang menggambarkan bagaimana sebuah perusahaan harus beroperasi untuk mencapai tujuannya.Sehingga dalam menjalankan usaha kecil khususnya diperlukan adanya pengembangan melalui strategi pemasarannya. Karena pada saat kondisi kritis justru usaha kecillah yang mampu memberikan pertumbuhan terhadap pendapatan masyarakat. Pemasaran Menurut W.Y.Stanton pemasaran adalah sesuatu yang meliputi seluruh sistem yang berhubungan dengan tujuan untuk merencanakan dan menentukan harga sampai dengan mempromosikan dan mendistribusikan barang dan jasa yang bisa memuaskan kebutuhan pembeli aktual maupun potensial.Berdasarkan definisi di atas, proses pemasaran dimulai dari menemukan apa yang diinginkan oleh konsumen. Yang akhirnya pemasaran memiliki tujuan yaitu :

  1. Konsumen potensial mengetahui secara detail produk yang kita hasilkan dan perusahaan dapat menyediakan semua permintaan mereka atas produk yang dihasilkan.
  2. Perusahaan dapat menjelaskan secara detail semua kegiatan yang berhubungan dengan pemasaran. Kegiatan pemasaran ini meliputi berbagai kegiatan, mulai dari penjelasan mengenai produk, desain produk, promosi produk, pengiklanan produk, komunikasi kepada konsumen, sampai pengiriman produk agar sampai ke tangan konsumen secara cepat.
  3. Mengenal dan memahami konsumen sedemikian rupa sehingga produk cocok dengannya dan dapat terjual dengan sendirinya.

Pada umumnya kegiatan pemasaran berkaitan dengan koordinasi beberapa kegiatan bisnis. Strategi pemasaran ini dipengaruhi oleh faktor-faktor sebagai berikut :

  1. Faktor mikro, yaitu perantara pemasaran, pemasok, pesaing dan masyarakat
  2. Faktor makro, yaitu demografi/ekonomi, politik/hukum, teknologi/fisik dan sosial/budaya.

Berikut ini adalah hal-hal yang perlu diperhatikan untuk pemasaran : Dari sudut pandang penjual :

  1. Tempat yang strategis (place),
  2. Produk yang bermutu (product),
  3. Harga yang kompetitif (price), dan
  4. Promosi yang gencar (promotion).

Dari sudut pandang konsumen :

  1. Kebutuhan dan keinginan konsumen (customer needs and wants),
  2. Biaya konsumen (cost to the customer),
  3. Kenyamanan (convenience), dan
  4. Komunikasi (comunication).

Dari apa yang sudah dibahas di atas ada beberapa hal yang dapat disimpulkan, bahwa pembuatan produk atau jasa yang diinginkan oleh konsumen harus menjadi fokus kegiatan operasional maupun perencanaan suatu perusahaan. Pemasaran yang berkesinambungan harus adanya koordinasi yang baik dengan berbagai departemen (tidak hanya di bagian pemasaran saja), sehingga dapat menciptakan sinergi di dalam upaya melakukan kegiatan pemasaran.


Picture of Wahyuni Hafid
Re: Tugas Aplikasi Pemasaran Rumah Sakit (angkatan 5 A)
by Wahyuni Hafid - Monday, 27 June 2011, 05:52 PM
 

Wahyuni Hafid

20101030057

 

KASUS::

Bagaimana penerapan marketing mix di poliklinik kebidanan dan kandungan di RS Anak Bunda dalam mencapai target kunjungan pasien::

Pemenuhan kebutuhan dan keinginan konsumen membutuhkan konsep pemasaran yang biasa disebut dengan istilah marketing mix. Berikut pembahasan singkat mengenai 7P pada marketing mix dan hal2 apa yg perlu diperhatikan dan diadakan untuk perkembangan RS anak bunda dalam mencapai targetnya:

1. Product ( produk )

Product adalah segala sesuatu ( barang atau jasa ) yang ditawarkan kepada masyarakat untuk mendapatkan perhatian, pembelian, atau dikonsumsi guna memenuhi kebutuhan dan keinginan masyarakat. Bukan hanya kualitas produk yang dibutuhkan konsumen, namun sistem pelayanan yang diberikan dan desain produk yang menarik juga memberikan nilai lebih pada konsumen untuk membeli atau mengkonsumsi suatu produk.

Produk pada RS anak dan bunda ini adalah jasa, untuk itu perlu adanya peningkatan jasa pelayanan demi menambah target kunjungan pasien. Jasa yang dapat ditawarkan dipoliklinik kandungan dan kebidanan ini seperti senam hamil, sesekali RS anak bunda memakai ANC system jemput bola yang dapat dilakukan jika ibu hamil pada daerah yg terpencil, dan pihak RS Anak bunda juga memberi nasehat tentang petingnya kesehatan ibu hamil agar ibu hamil memeriksaakn diri selama hamil d RSnya, dan konsultasi gizi ibu hamil dan menyusui dan konsultasi kandungan secara gratis, senam nifas, dan konsultasi perawatan ibu nifas, dll

2. Price ( harga )

Price adalah sejumlah uang yang harus dibayar konsumen untuk mendapatkan sebuah produk atau jasa. Atau dapat juga diartikan sebagai nilai tukar untuk memperoleh keuntungan dari produk atau jasa yang dibutuhkan. Harga merupakan salah satu variable marketing mix yang bersifat fleksibel, terkadang bisa stabil dalam beberapa waktu dengan harga tertentu namun bisa juga tiba – tiba meningkat atau turun tajam disesuaikan degan kondisi permintaan pasar.

Untuk menambah penjualan jasa, dan meningkatkan target kunjungan RS, pihak RS dapat memberlakukan paket hemat untuk ibu hamil, misal paket ANC+USG+konsultasi+terapi dibawah harga umumnya. Atau paket pemeriksaan lainnya pada PUS (pasangan usia subur), ibu hamil dan ibu dalam masa nifas yg low price.

3. Place ( tempat )

Place merupakan kegiatan bisnis untuk membuat produk atau jasa yang ditawarkan lebih mudah terjangkau oleh konsumen, dan dapat tersedia pada sasaran pasar yang tepat. Variabel tempat juga meliputi saluran distribusi untuk menjangkau konsumen yang tersebar luas. Sehingga beberapa perusahaan membuka kantor cabang di daerah – daerah untuk memudahkan konsumennya.

Pemilik atau pihak manajemen perlu memperhatikan kembali tempat RS Anak bunda ini berada, jika tempat atau lokasi yang strategis akan menjadi salah satu keuntungan bagi perusahaan karena jika mudah terjangkau oleh konsumen, maka para konsumen akan tertarik untuk melakukan pemeriksaan di poloklinik tersebut. Jika RS kurang strategis dan terdapat di daerah yang susah diakses oleh pasien, pihak RS perlu mengadakan pojok RS, atau fasilitas penjemputan gratis bagi pasien yang jauh dari RS, ini adalah salah satu upaya meningkatkan kunjungan pasien.

4. Promotion ( promosi )

Promotion adalah kegiatan untuk memperkenalkan suatu produk atau jasa pada pasar sasaran, untuk membangun persepsi pelanggan mengenai produka atau jasa yang ditawarkan. Konsep promosi yang biasa digunakan antara lain advertising, public relation, sales promotion, personal selling, serta direct marketing.

Promosi yang dapat dilakukan untuk meningkatkan target kunjungan misalnya dengan memberikan leaflet yang berisi tentang layanan yang diberikan oleh poliklinik kepada ibu hamil, pasangan usia subur, pasangan yg ingin punya anak serta pasangan yg akan menikah. Atau promosi lain misalnya dengan membuat seminar untuk pasangan usia subur, pasangan yang akan menikah, ibu hamil, dan ibu nifas, atau pemeriksaan kandungan gratis, konsultasi gratis, dll.

5. Process ( proses )

Process adalah serangkaian tindakan yang diperlukan untuk memberikan produk atau jasa dengan pelayanan yang terbaik kepada konsumen. Suatu proses bisa berisi tentang metode atau prosedur yang diberlakukan untuk memperoleh produk yang dibutuhkan konsumen.

Proses pelayanan medis pada ibu hamil, PUS ibu nifas dengan yang cepat, mudah dan ramah memberikan nilai lebih konsumen terhadap suatu produk jasa yang diberikan.

6. People ( orang )

People adalah semua orang yang terlibat dalam kegiatan memproduksi produk serta memberikan pelayanan produk kepada konsumen. Orang yang memproduksi dan memasarkan suatu produk juga memiliki penilaian dimata konsumen.

Untuk menambah mutu pelayanan guna meningkatkan target kunjungan pasien, poliklinik kebidanan dan kandungan RS Anak Bunda membutuhkan SDM yang berkualitas dan bermutu baik. Seperti: adanya dokter Kandungan yang mempunyai waktu cukup banyak dengan mempunyai kualifikasi yang benar benar baik serta di dukung dengan tenaga kesehatan yang lainnya seperti bidan dan perawat yang professional dan yg mempunyai motivasi tinggi, empati dan komunikasi yang baik untuk melayani pasien.

7. Physical evidence ( bukti fisik )

Physical evidence adalah perangkat – perangkat yang dibutuhkan untuk mendukung penampilan suatu produk, sehingga memperlihatkan secara langsung kualitas produk serta pelayanan yang diberikan kepada konsumen.

RS termasuk salah satu bukti fisik, khusunya poliklinik kebidanan dan kandungan. Untuk menambah daya tarik pasien, RS anak bunda ini perlu meningkatkan fasilitas yang menunjang poliklinik, baik fasilitas medis untuk pemeriksaan pasien (peralatan canggih dan modern) atau fasilitas lain seperti ruang tunggu yang menarik dan unik untuk kenyamanan pasien atau pengunjung.

Picture of Iwan Ristiawan
Re: Tugas Aplikasi Pemasaran Rumah Sakit (angkatan 5 A)
by Iwan Ristiawan - Monday, 27 June 2011, 06:11 PM
 
TUGAS MANAJEMEN PEMASARAN

IWAN RISTIAWAN
20101030042
Picture of Wegig Widjanarko
Tugas Aplikasi Pemasaran RS (5B Eksekutif)
by Wegig Widjanarko - Wednesday, 29 June 2011, 09:09 PM
 

Tugas Aplikasi Pemasaran Rumah Sakit



Dari paparan kasus dapat disimpulkan bahwa Poliklinik Kebidanan dan Kandungan RS Anak Bunda mengalami stagnasi pertumbuhan/ perkembangan yang selanjutnya perlu dilakukan evaluasi.

Dalam Evaluasi diperlukan analisis SWOT untuk mengukur kekuatan dan kelemahan factor internal rumah sakit serta peluang dan ancaman dari factor eksternal. Setelah mengadakan analisis perlu dilakukan perencanaan pemasaran dan strategi perencanaan pemasaran yang baru (Redesain) untuk mencapai hasil yang diinginkan. Dengan melaksanakan Marketting Mix (Bauran Pemasaran) :

1. Product

- Diperlukan variasi atau keanekaragaman bentuk pelayanan.

Contoh Paket Pemeriksaan dan Pelaksanaan Persalinan.

- Variasi Pelayanan Pendukung atau Komplementer.

Contoh Program Tabungan Persalinan.

- Diferensiasi Pelayanan Rumah Sakit.

Contoh Pelayanan Pemeriksaan dan Senam Hamil.

2. Price

- Perlu Inventarisasi pola tarif competitor

- Ada 2 strategi yang dapat di terapkan:

A. Paket Tarif Efisien/ murah

B. Tarif sama atau dibawah sedikit dari tariff RS Kompetitor

3. Promotion

- Pembaharuan Strategi Promosi:

A. Pembukaan Ulang diisi acara tatap muka langsung dengan market atau calon pelanggan

Contoh: a. seminar untuk kalangan awam

  b. seminar kalangan professional (dokter umum, bidan, perawat)

B.  Promosi melalui media berkelanjutan.

 Contoh: Rubrik kesehatan di Radio dan Surat Kabar.

C. Leflet yang diperbaharui

D. Gethok Tular (word of mouth)

4. Place

- Pelayanan poli kandungan dan kebidanan terpisah dari poli yang lain.

- Letak strategis dan mudah dijangkau.

5. Proses

- Harus dijaga ketepatan waktu pelayanan (Respon Time cepat)

- Kenyamanan dalam pelayanan (Emphati, Responsif, dan tanggung jawab)

- Kesopanan dan keramahan dalam memberikan pelayanan.

- SOP yang standart.

6. People

- SDM merupakan factor yang penting dalam proses pelayan di RS, perlu penempatan SDM yang benar-benar mumpuni dari segi skill,behavior, maupun Human Relation.

- Adanya system Reward yang kompetitif.\

7. Physical Facility

- Poloklinik harus didesain (Eksterior dan Interior yang menarik sesuai dengan kebutuhan pasien)

- Fasilitas penunjang seperti apotik yang terjangkau dan cepat.

- Kenyamanan ruang dan keamanan lingkungan yang terjaga

Oleh: Wegig Widjanarko (20101030025)