Beranda MMR Forum Komunikasi Mahasiswa MMR UMY
Picture of Sulistyanti Dian Rachmawati
GREEN HOSPITAL
by Sulistyanti Dian Rachmawati - Tuesday, 10 May 2011, 12:01 AM
 

Tuntutan kebutuhan pelayanan dari pelanggan rumahsakit telah bergeser ke arah pelayanan paripurna dengan berbasis kenyamanan dan keamanan lingkungan rumahsakit. Oleh karena itu, rumahsakit hendaknya mampu memberi perlindungan dan kenyamanan bagi pasien dan pengunjung lainnya untuk memenuhi unsur kenyamanan ekologis sebagai pertimbangan pasien dalam pemilihan rumah sakit.

Kebijakan Green Hospital merupakan jawaban pergeseran tuntutan kebutuhan mutu pelayanan RS bagi masyarakat. Sayangnya, kebijakan itu belum banyak diterapkan di Indonesia. Investor rumahsakit di perkotaan khususnya pada umumnya memiliki keterbatasan lahan fisik, sehingga rumahsakit dibangun dengan kecenderungan mengabaikan unsur lingkungan hijau dengan hanya mengkonsentrasikan pemanfaatan penggunaan lahan untuk bangunan secara maksimal.

hadirnya kebijakan Green Hospital bagi RS persahabatan akan menjadi ciri khas sekaligus model pembangunan berkelanjutan untuk industri rumahsakit bahwa mengelola RS tidak terjebak pada orientasi bisnis semata. Kebijakan itu diharapkan akan memberi kontribusi bagi peningkatan kualitas udara di dalam rumahsakit.

Selain memfokuskan diri pada penataan ruang terbuka hijau, implementasi green hospital juga memperhatikan efek samping rumah samping yaitu limbah cair, padat dan gas. limbah merupakan parameter utama dalam menentukan RS dengan citra ramah lingkungan antara lain fasilitas pengolahan limbah yaitu berupa instalasi pengolahan air limbah dengan sistem biologi.

Ciri – ciri Green hospital :

a. Lokasi : RS dapat dijangkau dengan penggunaan transportasi alternatif.

b. Efisiensi Penggunaan Air. Efisien dlm pemanfaatan air, penggunaan ulang air, penyediaanlahan terbuka untuk penyerapan air.

c. Energi dan Polusi Udara. Mengurangi konsumsi energi untuk mengurangi polusi udara.

d. Material dan sumberdaya. Menggunakan bahan dan sumberdaya yang dapat didaur-ulang,material lokal, atau kayu yang tersertifikasi.

e. Indoor Environmental Quality. Menjaga kualitas udara dlm ruangan dengan peningkatan venti-lasi, bebas dari gas berbahaya, penggunaan material tanpa form-aldehida, toluen, dan bahan-2 karsinogenik, serta pengaturansuhu dan penerangan.

f. Makanan yang Sehat. Menyediakan makanan segar, lokal, dan organik untuk pasiendan staf.

g. Green Education. Membangun ‘Budaya Hijau’; melatih staf tentang minimalisasilimbah, zat toksik, dan budaya daur-ulang.

h. Pengadaan, Melaksanakan efisiensi energi pada pemakaian air di laundry, peralatan, dan penggunaan green product

i. Kontaminan. Mengurangi pemakaian zat toksik, seperti merkuri dan PVC.

j. Green Cleaning. Menggunakan produk bersih yang tidak mengandung bahan kimia berbahaya.

k. Waste Reduction. Ada program pengelolaan lembah medik dgn Re-use dan Recycle.

l. Healing Garden. RS punya ‘Taman Penyembuhan’, tempat pasien, staf, atau pengunjung dapat merefleksikan diri, mengurangi stres, dan kembali ke lingkungan alam.

Picture of Arlina Dewi, dr. M.Kes.
Re: GREEN HOSPITAL
by Arlina Dewi, dr. M.Kes. - Tuesday, 24 May 2011, 08:23 AM
 
Catatan  penting ttg Ciri-ciri Green Hospital