Beranda MMR Forum Komunikasi Mahasiswa MMR UMY
Picture of Arlina Dewi, dr. M.Kes.
MMR UMY angkt 5 : First, do no harm
by Arlina Dewi, dr. M.Kes. - Wednesday, 23 March 2011, 09:19 PM
 
First, do no harm (Latin: Primum non nocere). Apa maksudnya?
Picture of Dedi Prasetya
Re: MMR UMY angkt 5 : First, do no harm
by Dedi Prasetya - Wednesday, 23 March 2011, 10:45 PM
 
Primum non nocere adalah ungkapan bahasa latin yang artinya “First, do no harm”, “PERTAMA, JANGAN MERUGIKAN”.
Pemahamannya adalah, jika menemui masalah, lakukan tindakan tapi pertimbangkan hal-hal yang merugikan sebisa mungkin dihindari. Mungkin malahan lebih baik tidak berbuat apa-apa daripada berbuat sesuatu yang mempunyai resiko yang lebih merugikan dari pada kebaikan.
Prinsip ini mengajarkan pada dokter, atau siapapun didalam pelayanan kesehatan: bahwa mereka harus memikirkan kemungkinan merugikan dari tindakan yang akan dilakukan, bahwa kita mungkin harus menghindari tindakan medis yang mempunyai resiko jelas dengan manfaat yang kurang jelas.

Sering sekali dilapangan Dokter yang tidak memegang prinsip ini. Contoh kasus adalah Saat ada Pasien yang datang dengan keluhan PANAS 1 hari saja, mungkin dokter sudah akan meresepkan obat Antipiretik, ditambah dexametason atau tambah lagi Antibiotik karena anggapannya siapa tahu ditumpangi bakteri. Padahal kita tahu efek samping obat2an antibiotik juga ada, dan mungkin untuk saat itu belum diperlukan. Selain hal itu juga akan berefek pada cost terhadap pasien yang lebih tinggi. sehingga merugikan pihak pasien. Nah ini yang harus direnungi kembali oleh para dokter untuk kembali mengingat dan melaksanakan prinsip PRIMUM NON NOCERE.
Picture of Tsalisah Damayanti
Re: MMR UMY angkt 5 : First, do no harm
by Tsalisah Damayanti - Monday, 28 March 2011, 06:57 PM
 
Kasus seperti ini memang paling sering terjadi,,,,tetapi terkadang tidak disadari
Hanya karena takut pasiennya kembali lagi dengan keluhan yang sama,,,
Akhirnya dianggap dokter tidak becus menangani,,,atau ora mandhi,,,
dan karena takut anggapan tersebut dokterpun dengan cekatan langsung memberi antibiotik plus dexametason,,,
CeeeeesssssPLeng,,,,,
Penyadaran terhadap kita semua ibu,,, baik medis maupun non medis,,,,
Hehehheheee,,,,,Like This Bu,,,,


Picture of Arlina Dewi, dr. M.Kes.
Re: MMR UMY angkt 5 : First, do no harm
by Arlina Dewi, dr. M.Kes. - Wednesday, 30 March 2011, 08:54 AM
 

@ Pak Deddy : Good opini

@ Bu Damayanti : betul, pdhl nggak dikasih antibiotik juga sembuh, malah dianggap : "dokternya  pinter dan murah"

Ganteng
Re: MMR UMY angkt 5 : First, do no harm
by Rachma Istiawan - Thursday, 24 March 2011, 08:33 AM
 
Primum non nocere dari bahasa latin kerennya First, do no harm. atau bahasa kitanya adalah pertama-tama, tidak merugikan...(Orang lain, konsumen atau Patien)

Apapun saya bilang pentingnya seorang profesional berpikir lebih dalam melakukan apapun pengobatan, tindakan medis non operatif ataupun operatif, Berpikir ulang dalam memberikan tindakkan. Sepertihalnya tindakan medis. Sependapat dengan Dr. Dedi bahwasanya seorang dokter tidak harus memberikan over terapi terhadap pasien yang belum perlu mendapat sesuatu yang belum saatnya. Standar pelayanan harus benar-benar diperhatikan oleh seorang profesional medis. Dan pemberian tindakan atau terapi harus mempertimbangkan ke-logis-an. Dan dapat dipertanggungjawabkan.
Intinya seorang dokter atau pemberi tindakan hharus bisa ber-Empati. Atau menempatkan diri jika seorang profesional berada pada posisi tersebut.....

"Tapi sekalilagi merubah ini tidak mudah, budaya"
Picture of Arlina Dewi, dr. M.Kes.
Re: MMR UMY angkt 5 : First, do no harm
by Arlina Dewi, dr. M.Kes. - Wednesday, 30 March 2011, 08:57 AM
 
PAk Rachma, "merubah ini tidak mudah, budaya", tapi kalo kita berhasil merubah budaya di organisasi kita, maka kita sudah termasuk kriteria "Leader".Siip
Picture of Dedi Prasetya
Re: MMR UMY angkt 5 : First, do no harm
by Dedi Prasetya - Thursday, 31 March 2011, 08:50 PM
 
Ada ungkapan yang sering saya dengar saat diskusi dengan Manajemen sebuah perusahaan, kita harus terapkan PB3 . PAKSA--> BISA --> BIASA --> BUDAYA

ini mungkin yang harus dilakukan untuk kita bersama langkah2 mewujudkan suatu budaya.
Picture of Wegig Widjanarko
Re: MMR UMY angkt 5 : First, do no harm
by Wegig Widjanarko - Sunday, 27 March 2011, 11:35 AM
 
Pertamya jangan merugikan,sebagai seorang profesional kita harus empaty terhadap semua kejadian yang ada dalam rangka menjalankan fungsi kita sebagai makhluk sosial.
Picture of Sunaryadi dr. MMR
Re: MMR UMY angkt 5 : First, do no harm
by Sunaryadi dr. MMR - Monday, 28 March 2011, 05:42 PM
 
first,do no harm,sebuah ungkapan sekaligus peringatan dan juga tuntunan bahwa dalam melakukan sesuatu ,pertama jangan merugikan (orang,makhluk lain).seharusnya hal ini berlaku untuk semua kalangan (personal maupun golongan/kelompok)
Kalau bicara di dunia medis(khususnya),terutama di kalangan profesional seperti dokter dan praktisi kesehatan lain nya,dalam melakukan tindakan, prinsip 'first do no harm' adalah suatu tantangan sekaligus kewajiwan dan tanggung jawab yg harus dijunjung tinggi.Sehingga prinsip ini merupakan langkah awal untuk melakukan aksi /perilaku medis untuk menghasilkan kepuasan bagi penerima layanan medis secara keseluruhan,secara fisik ,financial serta psikis/mental.
Jadi 'first do no harm' seharusnya selalu melingkupi 3 hal yakni jangan merugikan secara fisik,jangan merugikan secara financial dan jangan merugikan secara mental.Perilaku ini akan terwujud bila seorang dokter/praktisi kesehatan mempunyai 3 aspek penting; skill yang baik,knowledge yang bagus serta mental yang baik dan islami tentunya...
"First do no harm' is an excellent way.........................bravo doctors!...

salam dari sunaryadi alias Bonar
mahasiswa mmr ang.5 excecutive
Ganteng
Re: MMR UMY angkt 5 : First, do no harm
by Rachma Istiawan - Tuesday, 29 March 2011, 07:34 PM
 
Salam Kembali Pak!!!
Islami, Itu saya sepakat dengan Pak Boz. But menjadikan manusia yang benar2 islami itu tidak mudah, Buktinya banyak orang-orang islam yang tidak islami, tidak syariah dan lebih NGAMPANGKE kata orang tua di negri aye.... Nah, Islami ini mulai luntur, Semoga kita sejak bergabung di MMR UMY ini bisa lebih menjiwai kata ISLAMI ini.... Amin. Salam juga dari Si-Ganteng ini
Picture of Arlina Dewi, dr. M.Kes.
Re: MMR UMY angkt 5 : First, do no harm
by Arlina Dewi, dr. M.Kes. - Wednesday, 30 March 2011, 09:05 AM
 

@ Pak Wegig: Saya kalo sdh mulai malas2 dalam pelayanan, pake jurus sakti ini...membayangkan yg sakit ini adalah orang tua atau anak saya..shg akan berusaha dengan segala daya dan upaya untuk yang terbaik bagi pasien.

@ PAk Bonar (kenapa Bonar..sakti ya??) Setuju Pak, dan dokumentasi kompetensi dokter lulusan  Indonesia memang harus memenuhi 3 kriteria tsb.